SYLVIA MONICA OCTAVIANI
13.06.1.0018
13.06.1.0018
Akuntansi
A
Audit
Pemasaran
1.
Apa
yang dimaksud dengan audit pemasaran?
Audit pemasaran adalah pengujian yang
komprehensif, sistematis, independen, dan dilakukan secara periodic terhadap
lingkungan pemasaran, tujuan, strategi, dan aktivitas perusahaan atau unit
bisnis, untuk menentukan peluang dan area permasalahan yang terjadi, serta
merekomendasikan rencana tindakan untuk meningkatkan kinerja pemasaran
perusahaan.
2.
Apa
tujuan dan manfaat audit pemasaran?
Tujuan utama dari audit pemasaran adalah
untuk mengidentifikasi ancaman-ancaman pemasaran yang dihadapi perusahaan dan
merencanakan perbaikan yang diperlukan untuk mengeliminasi ancaman tersebut.
Sedangkan manfaat yang diperoleh audit ini, hasil audit dapat memberikan
gambaran yang objektif tentang kinerja pemasaran perusahaan dan berbagai
kekurangan yang terjadi dalam pengelolaan upaya pemasaran yang masih memerlukan
perbaikan. Rekomendasi yang diberikan auditor dapat menjadi alternative solusi
atas kekuranganyang terjadi sehingga perbaikan-perbaikan yang diperlukan segera
dapat dilakukan.
3.
Apa
saja yang menjadi dasar pertimbangan dalam penelitian auditor yang akan
melaksanakan audit pemasaran? Sebutkan dan jelaskan.
Analisis biaya-manfaat
menjadi pertimbangan utama yang mendasari keputusan melaksanakan audit
pemasaran. Karena audit harus dilakukan secara independen maka audit sebaiknya
dilakukan oleh pihak eksternal yang memiliki objektivitas dan independensi yang
diperlukan, pengalaman luas dalam berbagai industri, serta perhatian dan waktu
yang penuh untuk melakukan audit. Akan tetapi audit oleh kelompok ini cenderung
membutuhkan biaya yang cukup besar.
4.
Sebutkan
dan jelaskan jenis audit pemasaran.
Ada dua jenis audit
pemasaran, pertama audit fungsional (vertikal), merupakan audit yang dilakukan
terhadap beberapa aktivitas dari departemen pemasaran seperti periklanan atau
penjualan dan membuat analisis terhadap bagian-bagian yang diaudit tersebut.
Kedua adalah audit menyeluruh (horizontal), yang melakukan audit terhadap
keseluruhan dari fungsi pemasaran perusahaan.
5.
Apa
saja ruang lingkup audit pemasaran?
Audit pemasaran dapat mencakup enam
wilayah utama dalam penawaran sebagai berikut:
a. Audit
Lingkungan Pemasaran
Audit terhadap lingkungan pemasaran
mencakup penilaian terhadap pelanggan, pesaing, dan berbagai faktor lain yang
memiliki pengaruh terhadap perusahaan. Audit ini meliputi aspek lingkungan
makro seperti ekonomi, teknologi, social dan politik.
b. Audit
Strategi Pemasaran
Audit ini bertujuan untuk menentukan
bahwa perusahaan telah menetapkan strategi yang selaras dengan tujuannya,
sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Sering terjadi bahwa tujuan dan
strategi perusahaan tidak secara jelas dinyatakan dan kemudian auditor harus
menentukan pertanyaan tujuan untuk kepentingan pengevaluasiannya.
c. Audit
Organisasi Pemasaran
Audit ini menilai kemampuan organisasi
pemasaran dalam mencapai tujuan perusahaan. Audit ini menentukan kemampuan tim
pemasaran untuk secara efektif berinteraksi dengan bagian-bagian lain seperti
litbang, keuangan, pembelian, dan sebagainya.
d. Audit
Sistem Pemasaran
Audit ini menganalisis prosedur yang
digunakan perusahaan untuk memperoleh informasi perencanaan dan pengendaian
operasi pemasaran. Hal ini berhubungan dengan penilaian apakah perusahaan telah
memiliki metode yang memadai atau tidak, untuk digunakan mengerjakan
tugas-tugas rutin di bidang pemasaran.
e. Audit
Produktivitas Pemasaran
Audit ini menganalisis produktivitas dan
profitabilitas produk, kelompok pelanggan, atau unit analisis yang lain di
dalam pemasaran. Analisis biaya pemasaran adalah salah satu metode untuk
menganalisis profitabilitas dan produktivitas pemasaran.
f. Audit
Fungsi Pemasaran
Audit ini merupakan audit vertical atau
analisis secara mendalam terhadap setiap elemen bauran pemasaran seperti
produk, harga, distribusi, tenaga penjual, periklanan, promosi, dan lain-lain.
6.
Bagaimana
lingkungan pemasaran memengaruhi keputusan upaya pemasaran?
Lingkungan pemasaran sangat mempengaruhi
keputusan upaya pemasaran, perusahaan harus mampu memilah segmen pasar
berdasarkan kebutuhan konsumen dalam lingkungannya. Dengan adanya segmentasi
pasar dapat menunjukan peluang pasar yang dihadapi perusahaan dalam lingkungan
pemasarannya. Perusahaan harus mampu melihat lingkungan pemasaran yang dapat
memberikan peluang atau bahkan yang dapat menimbulkan ancaman bagi perusahaan
sehingga perusahaan harus cermat dalam menentukan keputusan pemasaran.
7.
Bagaimana
audit terhadap strategi pemasaran dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan
keakuratan strategi pemasarannya?
Audit terhadap strategi pemasaran
mengembangkan dan menjaga suatu kesesuaian strategi diantara tujuan dan
kemampuan perusahaan dalam pemasaran serta audit yang dilakukan melihat dari
pengembangan misi perusahaan yang jelas, tujuan-tujuan pendukung, portofolio
usaha yang sehat dan strategi fungsional yang harus terkoordinasi.
8.
Dalam
audit atas sistem informasi pemasaran, apa yang menjadi fokus utama auditor
untuk dapat mengambil kesimpulan tentang keberadaan sistem informasi tersebut?
Pertama system informasi pemasaran
berinteraksi dengan manajer pemasaran unutk menilai kebutuhan informasi oleh
manajer pemasaran, selanjutnya system informasi ini mengembangkan informasi
yang dibutuhkan dari berbagai sumber informasi (catatan internal, intelijen
pemasaran, dan riset pemasaran). Analisis informasi memproses informasi untuk
menjadikannya lebih bermanfaat dan akhirnya sistem informasi pemasaran
mendistribusikan informasi kepada manajer pemasaran secara akurat dan tepat
waktu untuk membantu mereka dalam melaksanakan fungsi manajerialnya.
Sistem informasi pemasaran dirancang
untuk menghubungkan kebutuhan manajemen terhadap informasi berbagai aktivitas
pemasaran yang telah dilakukan dan memenuhi kebuthan informasi tersebut dalam
menjalankan fungsi manajerialnya. Diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan
manajemen terhadap berbagai informasi sebagai dasar pengambilan keputusannya,
system informasi pemasaran mengelola sumber informasi dan menganalisisnya
sehingga kebutuhan informasi oleh manajemen dapat terpenuhi secara akurat dan
tepat waktu. Identifikasi ini sangat penting karena tidak semua manajer
mengetahui tentang informasi yang dibutuhkannya.
9.
Apa
yang mendorong manajemen untuk melakukan audit pemasaran?
Yang menjadi pendorong manajemen untuk
melakukan audit pemasaran adalah karena pemasaran memegang kunci keberhasilan
dalam menggali, memelihara (mempertahankan), dan mengembangkan sumber-sumber
penghasilan perusahaan. Berbagai upaya pemasaran yang dilakukan mulai dari
identifikasi dan analisis peluang pasar, memilih pasar sasaran, mengembangkan
bauran pemasaran, dan pengelolaan terhadap upaya pemasaran dilakukan secara
terintegrasi dengan strategi pencapaian tujuan perusahaan. Rencana strategis
perusahaan mengintegrasikan seluruh rencana fungsional termasuk fungsi
pemasaran, merupakan komitmen bagi seluruh komponen di dalam perusahaan untuk
secara maksimal terlibat dalam keberhasilan perusahaan.
10. Dalam melakukan audit atas fungsi
pemasaran perusahaan. Informasi apa yang digali auditor dalam pengujian dan
review tersebut?
1. ada
tidaknya strategi dasar pemasaran,
2. tepat
tidaknya strategi dasar,
3. seimbang
tidaknya pengerahan dana dan daya perusahaan dengan hasil yang diharapkan dapat
tercapai,
4. apakah
alokasi sarana, dana, dan daya menggunakan pendekatan sama rata ataukah
bervariasi bergantung pada segmen pasar dan wilayah geografis yang dicakup produk,
5. apakah
dalam strategi pemasaran tercermin pendekatan gabungan yang meliputi mutu
produk, promosi dan periklanan, serta saluran distribusi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar