Minggu, 04 Desember 2016

Manajemen Audit



Intan Permatasari                                                                                            Tugas Individu
13.06.1.0007
Akuntansi A

1.      Apa yang dimaksud dengan audit pemasaran?
Audit pemasaran adalah pengujian yang komprehensif, sistematis, independen, dan dilakukan secara periodic terhadap lingkungan pemasaran, tujuan, strategi, dan aktivitas perusahaan atau unit bisnis, untuk menentukan peluang dan area permasalahan yang terjadi, serta merekomendasikan rencana tindakan untuk meningkatkan kinerja pemasaran perusahaan.
2.      Apa tujuan dan manfaat audit pemasaran?

Tujuan Audit pemsaran :
1).  Untuk mendetksi ancaman-ancaman pemasaran yang dihadapi perusahaan.
2).  Merencanakan perbaikan yang diperlukan untuk mengeleminasi ancaman tersebut.

Manfaat Audit pemasaran :
1).  Analisi mengenai lingkungan eksterna dan situasi internal.
2).  Penilaian kinerja masa lalu dan aktivitas sekarang.
3).  Indikasi peluang dan ancaman masa yang akan datang.

3.      Apa saja yang menjadi dasar pertimbangan dalam pemilihan auditor yang akan melaksanakan audit pemasaran? Sebutkan dan jelaskan!
Analisis biaya-manfaat menjadi pertimbangan utama yang mendasari keputusan melaksanakan audit pemasaran. Karena audit harus dilakukan secara independen maka audit sebaiknya dilakukan oleh pihak eksternal yang memiliki objektivitas dan independensi yang diperlukan, pengalaman luas dalam berbagai industri, serta perhatian dan waktu yang penuh untuk melakukan audit. Akan tetapi audit oleh kelompok ini cenderung membutuhkan biaya yang cukup besar.
4.      Sebutkan dan jelaskan jenis audit pemasaran!
Ada dua jenis audit pemasaran, yaitu :
1)      Audit Vertikal / Audit Fugsional
Audit pemasaran yang ruang lingkupnya hanya satu fungsi dalam departemen pemasaran saja, misalnya audit pemasaran tentang pejualan atau iklan.
2)      Audit Horizontal / Audit Komprehensif
Audit pemasaran yang ruang lingkupnya lebh luas dan lebih menyeluruh dari tugas dan fungsi dalam pemasaran.

5.      Apa saja ruang lingkup audit pemasaran?

Menurut (IBK Bayangkara, 2008) Audit pemasaran dapat mencakup enam wilayah utama dalam pemasaran sebagai berikut:
a.     Audit Lingkungan Pemasaran
Audit terhadap lingkungan pemasaran mencakup penilaian terhadap pelanggan, pesaing, dan berbagai faktor lain yang memiliki pengaruh terhadap perusahaan. Audit ini meliputi aspek lingkungan makro seperti ekonomi, teknologi, social dan politik.           
b.    Audit Strategi Pemasaran
Audit ini bertujuan untuk menentukan bahwa perusahaan telah menetapkan strategi yang selaras dengan tujuannya, sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Sering terjadi bahwa tujuan dan strategi perusahaan tidak secara jelas dinyatakan dan kemudian auditor harus menentukan pertanyaan tujuan untuk kepentingan pengevaluasiannya.

c.     Audit Organisasi Pemasaran
Audit ini menilai kemampuan organisasi pemasaran dalam mencapai tujuan perusahaan. Audit ini menentukan kemampuan tim pemasaran untuk secara efektif berinteraksi dengan bagian-bagian lain seperti litbang, keuangan, pembelian, dan sebagainya.

d.    Audit Sistem Pemasaran
Audit ini menganalisis prosedur yang digunakan perusahaan untuk memperoleh informasi perencanaan dan pengendaian operasi pemasaran. Hal ini berhubungan dengan penilaian apakah perusahaan telah memiliki metode yang memadai atau tidak, untuk digunakan mengerjakan tugas-tugas rutin di bidang pemasaran.

e.     Audit Produktivitas Pemasaran
Audit ini menganalisis produktivitas dan  profitabilitas produk, kelompok pelanggan, atau unit analisis yang lain di dalam pemasaran. Analisis biaya pemasaran adalah salah satu metode untuk menganalisis profitabilitas dan produktivitas pemasaran.

f.     Audit Fungsi Pemasaran
Audit ini merupakan audit vertikal atau analisis secara mendalam terhadap setiap elemen bauran pemasaran seperti produk, harga, distribusi, tenaga penjual, periklanan, promosi, dan lain-lain.

6.      Bagaimana lingkungan pemasaran memengaruhi keputusan upaya pemasaran?

Lingkungan pemasaran sangat mempengaruhi keputusan upaya pemasaran, perusahaan harus mampu memilah segmen pasar berdasarkan kebutuhan konsumen dalam lingkungannya. Dengan adanya segmentasi pasar dapat menunjukan peluang pasar yang dihadapi perusahaan dalam lingkungan pemasarannya. Perusahaan harus mampu melihat lingkungan pemasaran yang dapat memberikan peluang atau bahkan yang dapat menimbulkan ancaman bagi perusahaan sehingga perusahaan harus cermat dalam menentukan keputusan pemasaran.

7.      Bagaimana audit terhadap starategi pemasaran dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan keakuratan strategi pemasarannya?
Audit terhadap strategi pemasaran mengembangkan dan menjaga suatu kesesuaian strategi diantara tujuan dan kemampuan perusahaan dalam pemasaran serta audit yang dilakukan melihat dari pengembangan misi perusahaan yang jelas, tujuan-tujuan pendukung, portofolio usaha yang sehat dan strategi fungsional yang harus terkoordinasi.

8.      Dalam audit atas sistem informasi pemasaran, apa yang menjadi fokus utama auditor untuk dapat mengambil kesimpulan tentang keberadaan sistem informasi tersebut?
Pertama sistem informasi pemasaran berinteraksi dengan manajer pemasaran untuk menilai kebutuhan informasi oleh manajer pemasaran, selanjutnya sistem informasi ini mengembangkan informasi yang dibutuhkan dari berbagai sumber informasi (catatan internal, intelijen pemasaran, dan riset pemasaran). Analisis informasi memproses informasi untuk menjadikannya lebih bermanfaat dan akhirnya sistem informasi pemasaran mendistribusikan informasi kepada manajer pemasaran secara akurat dan tepat waktu untuk membantu mereka dalam melaksanakan fungsi manajerialnya.
Sistem informasi pemasaran dirancang untuk menghubungkan kebutuhan manajemen terhadap informasi berbagai aktivitas pemasaran yang telah dilakukan dan memenuhi kebuthan informasi tersebut dalam menjalankan fungsi manajerialnya. Diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan manajemen terhadap berbagai informasi sebagai dasar pengambilan keputusannya, system informasi pemasaran mengelola sumber informasi dan menganalisisnya sehingga kebutuhan informasi oleh manajemen dapat terpenuhi secara akurat dan tepat waktu. Identifikasi ini sangat penting karena tidak semua manajer mengetahui tentang informasi yang dibutuhkannya.
9.      Apa yang mendorong manajeman untuk melakukan audit pemasaran?
Yang menjadi pendorong manajemen untuk melakukan audit pemasaran adalah karena pemasaran memegang kunci keberhasilan dalam menggali, memelihara (mempertahankan), dan mengembangkan sumber-sumber penghasilan perusahaan. Berbagai upaya pemasaran yang dilakukan mulai dari identifikasi dan analisis peluang pasar, memilih pasar sasaran, mengembangkan bauran pemasaran, dan pengelolaan terhadap upaya pemasaran dilakukan secara terintegrasi dengan strategi pencapaian tujuan perusahaan. Rencana strategis perusahaan mengintegrasikan seluruh rencana fungsional termasuk fungsi pemasaran, merupakan komitmen bagi seluruh komponen di dalam perusahaan untuk secara maksimal terlibat dalam keberhasilan perusahaan.


10.  Dalam melakukan audit atas fungsi pemasaran perusahaan, auditor melakukan review dan pengujian terhadap sistem pengendalian manajeman perusahaan. Informasi apa yang digali auditor dalam pengujin dan review tersebut?
1).  Ada tidaknya strategi dasar pemasaran,
2).  Tepat tidaknya strategi dasar,
3).  Seimbang tidaknya pengerahan dana dan daya perusahaan dengan hasil yang diharapkan dapat tercapai,
4).  Apakah alokasi sarana, dana, dan daya menggunakan pendekatan sama rata ataukah bervariasi bergantung pada segmen pasar dan wilayah geografis yang dicakup produk,
5).  Apakah dalam strategi pemasaran tercermin pendekatan gabungan yang meliputi mutu produk, promosi dan periklanan, serta saluran distribusi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar